Bukan Untuk Dicopy

:

Senin, 25 Februari 2013

MEMBONGKAR RAHASIA KEKAYAAN NABI SULAIMAN

Pada suatu hari Nabi Sulaiman as pernah ditawarkan Allah memilih diantara 3 pilihan: harta, tahta & ilmu. Akhirnya, Nabi Sulaiman memilih ilmu. Apa yang terjadi?

Nabi Sulaiman mendapatkan keseluruhannya. Nabi Sulaiman diberikan ilmu seluas samudera. Karena ilmunya itulah, beliau diangkat menjadi Maha Raja yang menguasai alam jin, manusia serta alam fauna. Lantaran kebesaran kerajaannya itu pulalah kemudian menjadikan Nabi Sulaiman terpilih menjadi orang terkaya sepanjang masa. Dan yang paling hebat lagi, semakin berilmu Nabi Sulaiman semakin tawadhu dan bertambah rasa syukurnya. Salah satu do’anya: “Ya Tuhan, ajarilah aku cara bersyukur kepada-Mu”

Berikut keutamaan dari ilmu pengetahuan yang diperoleh Nabi Sulaiman:
• Lantaran berilmu, Nabi Sulaiman diangkat menjadi raja.
• Lantaran berilmu, Nabi Sulaiman dapat memahami dan berkomunikasi dengan bahasa binatang.
• Lantaran berilmu, Nabi Sulaiman dapat menaklukkan para jin.
• Lantaran berilmu, Nabi Sulaiman bisa menundukkan angin.
• Lantaran berilmu, Nabi Sulaiman mengetahui perbendaharaan kekayaan di dalam perut bumi.

Kuncinya adalah ilmu! Sekali lagi, ilmu pengetahuan!
Nah, jika Anda ingin sukses, kuncinya Anda harus memiliki ilmu.
# Jika pengen sukses berbisnis, pelajari dulu teori marketing-nya. # Jika pengen sukses dalam karier, kuasai dulu ilmu leadership-nya.
# Bahkan, untuk menjadi orang kaya sekalipun juga perlu ilmu.

Ilmunya apa? Ya, Anda harus tahu bagaimana cara sukses dalam berbisnis. Bagaimana memanfaatkan dan membaca peluang usaha? Bagaimana strategi marketing dan branding? Sama halnya, jika Anda ingin mencapai kesuksesan finansial, Anda harus melakukan akselerasi atau percepatan dini. Caranya gimana?

Temukan caranya, 3 Kunci Rahasia Kekayaan Nabi Sulaiman
di buku saya National Bestseller "MENYINGKAP KODE REZEKI ILAHI"
(40 Rahasia Kesuksesan Finansial, Tanpa Bernasib Sial)

Dapatkan segera di TB Gramedia seluruh Indonesia.
Harga: Rp. 58.000



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar